Kuliner Jogja yang Enak dan Melegenda

Kuliner Jogja

Kuliner Jogja yang Melegenda

 Yogyakarta terkenal dengan menu makanan dan kuliner yang luar biasa. Banyaknya wisatawandomestik dan internasional yang berkunjung membuat kuliner sebagai salah satu daya tarik wisata. Kota ini menawarkan banyak pilihan kuliner joga bagi pengunjung, dan 5 pilihan kuliner terbaik di Yogyakarta jangan pernah Anda lewatkan saat berkunjung ke kota wisata ini.

Kuliner Gudeg

Gudeg adalah salah satu makanan lokal yang paling terkenal di Yogyakarta. Kuliner jogja ini adalah salah satu hidangan yang pasti harus Anda coba ketika Anda mengunjungi Yogya. Meskipun ada banyak tempat yang melayani Gudeg di Yogyakarta, salah satu favorit banyak wisatawan adalah yang ada di jalan Janturan, yang disebut Gudeg Pawon.

Selain Gudegnya yang lezat, makan di restoran ini memberi Anda pengalaman hebat tentang dapur bergaya Jawa kuno. Restoran Gudeg Pawon buka mulai pukul 10-12 malam.

Kuliner Nasi pecel Jogja

Tidak ada yang mewah tentang restoran kecil ini, namun tempatnya bersih. Nasi pecel ini hanya memiliki menu terbatas yaitu Nasi Kuning dan Nasi Pecel. Namun jangan heran, nasi pecel ini bisa jadi yang paling berkesan karena rasanya benar-benar enak (bahkan sangat enak!).

Nasi pecel ini adalah pilihan yang baik untuk sarapan (jika Anda beruntung, Anda bisa mendapatkannya untuk makan siang, karena biasanya kehabisan, dan tentu saja harganya juga cukup murah.

Salah satu nasi pecel yang terkenal adalah nasi pecel wader Pak Bejo yang berlokasi di dusun Wiyoro, Desa Baturetno, Kabupaten Bantul, warung pecel ini menyajikan pecel yang unik.

Adanya ikan wader yang digoreng kering dan disajikan sebagai lauk menjadikan pecel. Gurihnya wader yang digoreng kering dan segarnya sayuran serta pedas manis.

Kuliner Nasi Brongkos dan Es Campur – Warung Handayani di Alun Alun Kidul Keraton

Warung Handayani ini benar-benar terkenal akan menu Nasi Brongkosnya. Nasi Brongkos adalah masakan lokal Yogykarta yang lezat walaupun hidangannya kurang terkenal jika dibandingkan Gudeg.  Nasi Brongkos bisa dikombinasikan dengan sup kacang merah.

Selain Nasi Brongkos, Warung Handayani juga menjual Nasi Soto, Es Campur dan masih banyak lagi. Es campur adalah minuman yang terbuat dari Tape (makanan fermentasi tradisional), daging kelapa, sirup, santan dan es batu.

Kuliner Sate klatak pasar wonokromo

Sate Klatak ini bisa jadi merupakan sate kambing terbaik yang pernah Anda santap. Satenya cukup sederhana. Mereka hanya memanggang daging dengan sedikit garam dan mungkin bawang putih. Yang unik tentang itu adalah bahwa tusuk sate bukan bambu, tetapi berasal dari jari-jari sepeda. Ini rupanya yang membuat daging lebih empuk.

Chocolate Lava Cake – Lotus Mio di Jalan Tirtodipuran

Lotus Mio adalah tempat kuliner jogja yang banyak dikunjungi wisatawan khususnya malam hari. Lotus Mio dengan menu utama Chocolate Lava Cake memiliki dekorasi sederhana yang cukup mengagumkan – hampir semuanya terbuat dari kayu.

Anda mendapatkan suasana yang damai, terutama dengan patung Buddha kecil di depan pintu. Pada dasarnya semua makanan dan gelato semuanya lezat, tapi yang paling berkesan adalah makanan penutup; Kue Lava Cokelat. Kue coklat ini disajikan dengan sendok es krim vanila, dan sejauh ini makanan penutup tersebut bisa jadi menu penutup kuliner joga terbaik di kota ini.

Kuliner Bebek Goreng – Warung di Jalan Mangkuyudan

Warung kecil yang menyediakan menu bebek goreng di jalan Mangkuyudan ini juga sangat terkenal. Nasi uduk (nasi kelapa)nya sangat enak; sambal (saus) juga sangat enak dan yang penting bebeknya itu juga sangat empuk. Alternatif lain adalah Bebek Cak Koting, yang terkenal di Yogyakarta.

Seperti disebutkan diatas, makanan lokal kuliner Joga merupaka bagian penting dari wisata jogja. Kuliner Joga kebanyakan sangat murah untuk standar kota besar lainnya seperti Jakarta. Bahkan makanan lokal seperti Ayam Geprek Bu Rum dengan nasi dan minuman lengkap saja sudah bisa Anda dapatkan dengan harga sekitar Rp. 10 ribu.

Dimana di kota besar ini Anda dapat menemukan makanan yang murah untuk kelas kota besar? Tentunya hanya di Jogja. Menarik bukan untuk dicoba?

 

Facebook Comments

Please rate this